Chris masih melumat bibirku dengan penuh gairah. Dia sesekali menyesap lidahku kuat kemudian menyerang bibirku. “mmh..” tanpa sadar aku mendongakan kepalaku ke belakang. Memberi akses untuk Chris agar dia lebih leluasa menciumi leherku. Aku sudah tidak mempedulikan dimana tempatku berada sekarang. Ini hal yang baru lagi yang kurasakan dengan Chris Damn. Suara desahan Giselle membuatku semakin ingin berbuat lebih padanya. Bibir lembut Giselle adalah candu yang selalu kurindukan dan tentu saja, suara desahan yang indah yang keluar dari mulut manisnya. Perlahan ciumanku turun dari lehernya menuju dadanya. Dia memakai dress dengan potongan v neck yang menunjukkan sedikit belahan dadanya. Tanganku yang semula memeluk pinggangnya kini perlahan mengelus perutnya dan sebelah tan

