Yohan membuka galeri ponselnya dan menemukan sebuah video rekaman baru. Yohan tak ingat jika dia pernah merekam dirinya sendiri. Setelah menekan tombol play, tampak sosok Yohan dengan mata gelapnya melambaikan tangan ke arah kamera. Dia tersenyum begitu lebar hingga gigi-gigi rapihnya terlihat. Video ini mungkin diambil sebelum Yohan yang lain membunuh Max tanpa perasaan. "Aku yakin jika kamu akan segera menemukan video ini." Dia tersenyum manis. Rambutnya sedikit berantakan seperti habis bangun tidur. "Kamu pasti kaget banget ya? Tapi sebelum itu, biar aku mengenalkan diriku dulu. Namaku Javas. Tanpa embal-embel Argantara." Tidak ada yang membuat Yohan lebih terkejut lagi dari pada nama kepribadian barunya, yaitu Javas. Yohan ingat jika nama samaran Daegal adalah Savas. Kenapa harus na

