Pov Alya Huft ... Aku berdiri di belakang pintu kamar mandi, berusaha mengatur detak jantungku agar bisa kembali normal. Jika setiap hari seperti ini bisa-bisa aku jantungan. Jika tak segera sadar, hampir saja aku ingin memeluk tubuh Om Arfan. Walaupun umurku tujuh belas tahun, aku adalah wanita normal yang bisa selalu tergoda jika ada pria ganteng di hadapanku. Segera ku dinginkan otakku agar kembali menjadi normal. Tak butuh waktu lama untukku membersihkan diri. Setelah selesai mandi dan berwudhu', segera ku laksanakan sholat magrib. Malam pun tiba, Om Arfan masih mendiamkanku. Sepertinya, ia sangat marah. Jika saja Om Arfan tak menemukanku, entah bagaimana keadaanku sekarang. Tapi kemudian aku tersenyum dan berteriak sambil mengempalkan tanganku ke atas, " ok, semangat Alya kamu pas

