"Pasti mengakui siapa dirimu sebenarnya sangat tidak mudah bukan? Tapi aku sangat bangga dengan keberanian Anda Nyonya Charissa." Gerald mematung tanpa mempedulikan Nessa menyentuh tangannya. "Bagian yang paling aku sesalkan adalah kenapa kau tidak membunuhku waktu itu? Anda memiliki banyak kesempatan karena aku hanya laki-laki kecil yang lemah dan tidak berguna lagi untukmu. Tapi kenapa kau mempertahankan aku seperti ini?" Titik kecil air mata itu kembali bergulir di wajah Gerald. "Untuk melihatku seperti ini, seperti saat ini, berdiri di sini, dengan segala kemenangan dari tangan Anda?" Gerald tersenyum kecil menertawakan dirinya yang seperti dedaunan kering musim gugur, terbang tanpa arah oleh tiupan angin. Lalu ia menengadah menatap langit-langit ruangan menyoraki kebodoh

