Jakarta, Indonesia Deretan gedung-gedung tinggi menjadi tempat di mana Nessa di lahir kan dan juga di besarkan kini persis berada dalam pandangan mata cokelatnya. Ia tak percaya tapi lalu lintas padat tak terelakkan memang terlihat nyata. Sudah satu tahun Nessa tidak menginjakkan kaki di tanah Nusantara setelah pernikahan terkutuk baginya terjadi. Tapi kali ini Nessa mengubah kaidah pernikahannya menjadi sebuah rumah tangga yang semestinya. Nessa mendongak melihat deretan gedung yang akan membawanya hidup menetap di sana, sambil memainkan kancing kemeja Gerald ia tersenyum manis, "Ada apa?" Sapa Gerald sadar karena sejak tadi wajah cantik itu berseri. "Aku sangat senang kita bisa kembali ke Indonesia, lakukan sesuatu untuk membangunkan aku jika ini mimpi." Hampir s

