Sendari tadi gadis berdarah sunda itu terus melihat ke arah pagar asrama, sesekali juga menatapi bunga yang bermekaran di sudut pagar. Rani sedang menanti Fatiah yang tidak pulang semalam, padahal Rani ingin mengatakan hal penting pada Fatiah. Mengenai proses taaruf. ‘Iah, hari ini balik ke mahad, kan?’ Rani mengirim pesan itu pada Fatiah. Tidak lama pesan dibalas yang mengatakan Fatiah akan dalam perjalanan pulang, namun sudah dua puluh menit menunggu. Fatiah tidak kunjung muncul. Rani sudah tidak sabar dan memutuskan untuk berjalan ke depan lorong menanti Fatiah. “Fatiah ke mana sih? “Rani terus memperhatikan jalan, menanti Fatiah yang tidak juga terlihat. Karena lelah, Rani memutuskan untuk melimpir ke warung bakso yang berada di seberang jalan, jika Fatiah turun dari angkot, Rani p

