LXXVIII

2788 Kata

“Bangun! Dasar b***h ...!” Khayla tersentak dari tidurnya. Gadis itu spontan langsung mengangkat panik kepalanya yang ia tenggelam dalam tumpukan tangan di atas meja. Gadis itu baru saja bisa terlelap dalam tidurnya. “Kerjaan Lo tidur muluk ya! Lo gak tahu ini udah jam istirahat. Dan itu artinya... “ Khayla mengangguk cepat. Jelas dia ingat apa yang segerombolan gadis yang menamakan diri mereka Degirl inginkan. “Lah malah bengong aja! Buruan, beliin kita makanan. Gak pake lama! Kalo lama Lo pasti tahukan apa yang bakal terjadi sama Lo?! “ Gadis berponi rapih itu tersenyum miring, Khayla mendelik ketakutan. “Ingat jangan lama ya. Jangan biarkan kami, para fans kamu menunggu...” ledek mereka sembari mengiringi langkah lebar Khayla. “Dasar gak guna! Gak nyangka gue dia anak artis ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN