LXVI

1311 Kata

“Lo apa-apa sih!!” Haikal melirik dari balik komik miliknya, terusik suara bising Fauzan yang baru saja masuk ke rumah, dengan wajah bias nampak kesal dengan lawan bicaranya di ponsel. “Lagian, makanya kalo punya muka itu di jaga, biar gak sibuk cari muka segala,” cibir Fauzan lagi, kembali berhasil mengundang lirikkan mata Haikal, yang kali ini penasaran dengan topik pembicaraan abangnya itu. Begitu maniak mata mereka bertemu, maksud hati Haikal hendak memberi kode bertanya, Fauzan malah justru melempar Haikal dengan bantal sofa. Haikal heran, kenapa gerakan tangan abangnya itu sangat cepat kalo susah urusan nimpuk-menimpuk. Apa ini salah satu kelebihan pernah menjadi kapten basket? Haikal mengeluh kesal akan tindakan abangnya itu, selain berhasil membuat Haikal dongkol, komik kesaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN