PART 35 Usai melakukan percintaan tadi, Elvano menutupi kedua tubuh telanjang mereka dengan selimut sambil memeluk dengan erat Arabelle yang masih setia memunggunginya. Elvano sebenarnya kesal, Arabelle masih saja mendiamkannya—merajuk. Bahkan gadis kecil itu tak mengeluarkan suara sama sekali ketika olahraga panas mereka sedang berlangsung—padahal suara itu yang menjadi salah satu kesukaannya juga, terdengar indah menurutnya. Elvano mengendus-endus ceruk leher Arabelle, mendaratkan kecupannya berkali-kali pada daerah leher bagian belakang, bahu dan punggung. Tubuh Arabelle begitu harum, Elvano menyukainya—selalu menjadi candu. “Ara, apa kamu tidur?” Tidak ada sahutan. “Ara, saya tahu kamu tidak tidur. Berbicaralah.” Arabelle berniat melepaskan lingkaran lengan besar Elvano dari p

