DuaPuluhTujuh

932 Kata

Veroniccha berkali-kali mengutuk Dennis yang belum juga menghubunginya. Tidak biasanya ia merasakan hal semacam ini. Semacam, kesepian. Veroniccha merasa kesepian saat ini. Padahal, dulu ia tak pernah ditemani oleh siapapun. Juga tidak membutuhkan hal semacam itu. Tapi ini, bahkan belum sehari ia meninggalkan Indonesia dan berakhir di flat milik Dennis, ia sudah merasa kesepian juga bosan. Juga, rindu. Astaga! Veroniccha benar-benar merindukan Davino kini. Tadi malam, ia tiba di Swiss dan langsung menuju flat milik Dennis kemudian tertidur karena merasa sangat lelah. Setelah matahari datang, ia terbangun dan hanya berdiam diri di ranjangnya memandangi ponsel yang tak juga berdering. Veroniccha menunggu panggilan Dennis. Juga, suaminya. Davino. Huh! Lagi-lagi air mata s****n ini jatuh.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN