Veroniccha masih terus menggerutu sejak matanya terbuka. Ia masih kesal dengan Davino yang seenaknnya membangunkan tidur nyenyaknya. Ini masih pukul 8 dan Davino masih mengomel. Sebenarnya ia menggerutu bukan karena waktu, tapi karena cara membangunkan Davino yang tidak elit. Davino berteriak di telinganya! "Mau sampai kapan kau terus melamun dengan wajah cemberutmu itu?" Davino yang merasa tak ada pergerakan pada Veroniccha menoleh. "Semakin hari mengapa kau semakin sering mengomel sih!" balas Veroniccha sebal. "Sudah cepat mandi. Kau lupa kita akan ke swalayan hari ini?" "Tapi ini masih terlalu pagi Vino!" Davino bergerak dan menyeret Veroniccha memasuki kamar mandi. "Cepat! Kasihan Dio jika ia menunggu sendiri di bawah!" Masih dengan wajah masam akhirnya Veroniccha masuk kedalam k

