23

2097 Kata

"Maksud kak Nevan apa?" Tanya Reya dengan lirih serta air mata yang tidak dapat dibendung lagi. "Raya ngilang gitu aja dan gue gak tau dia dimana. Gue hampir gila gara-gara terlalu mikirin Raya, dia ada dimana, kenapa gak bisa dihubungi, kenapa tiba-tiba ngilang. Dan akhirnya gue ketemu sama Lo, gue pikir Lo Raya. Gue jadi makin hancur setelah tau kalo Lo itu, kembaran Reya, padahal gue berharap Lo Raya, pacar gue." Kata Nevan dengan mata yang terlihat begitu pilu serta wajah yang terlihat frustasi. Reya menggeleng, "gak mungkin! Aku gak punya kembaran, aku anak tunggal!" "Lo bisa tanya sama nyokap Lo. Lo boleh jauhin bahkan benci gue seumur hidup kalo apa yang gue bilang gak bener, Lo itu punya kembaran." Reya menggeleng mengalihkan tatapannya pada danau. Reya menghapus air matanya de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN