Reya melirik ke samping, dimana ada Nevan yang sedang fokus menyetir mobil dalam perjalanan pulang ke Jakarta. Sudah satu jam lamanya mereka di dalam mobil namun tidak ada terdengar sedikitpun suara dari mulut keduanya. Nevan, yang biasanya paling banyak berbicara dan tidak bisa diam, mendadak berubah menjadi bisu. Dan Reya langsung tahu apa penyebabnya, Raya. "Kak," Nevan menoleh. "Kak Nevan kenapa?" "Kenapa apanya? Gak papa, emang gue kenapa?" "Kak Nevan dari tadi diem terus." "Lagi males ngomong." Balas Nevan tanpa menatap Reya. "Kak Nevan lagi sedih pasti kan abis liat makan Raya." "Gak tuh, sok tau lu." Nada suara Nevan terdengar biasa saja, namun Reya tau jika Nevan tengah menyimpan kesedihan. Reya pun diam mengalihkan pandangannya ke luar jendela mobil, Reya diam bukan kar

