33

717 Kata

"Reya mana?" "Di ruang os-" Lena terdiam karena baru saja ia akan menjawab pertanyaan Nevan, Nevan langsung pergi dengan tas yang menggantung di bahu kanannya. Semua pasang mata yang tadinya fokus memperhatikan seseorang yang sedang berbicara di depan mereka beralih memperhatikan seorang laki-laki dengan kaya khas nya masuk dan duduk tepat di samping gadis yang wajahnya berubah masam saat melihat laki-laki tersebut. "Lo bukan calon anggota OSIS, Lo boleh keluar." Nevan sedikit menaikkan alisnya mendengar ucapan Damar yang terdengar seperti mengusirnya. Nevan menunjuk Reya yang ada di sebelahnya, "gue mau nemenin cewek gue, apa salahnya?" "Salah Lo. Satu, Lo gak terdaftar jadi calon anggota OSIS, dua, Reya bukan anak kecil yang harus Lo temenin, tiga, kita semua gak mau ruangan ini ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN