34

2815 Kata

Nevan menghentakkan kecil kakinya dengan mulut yang berkomat-kamit tidak jelas. Kepala Nevan langsung menoleh saat ia mendengar suara pintu terbuka. Nevan langsung berdiri. "Mau ngapain ke sini?" Nevan menghela napas kecil mendengar nada suara Reya yang terdengar dingin sejak kemarin dan hari ini. "Tadi Lo kenapa gak sekolah?" "Emang kenapa?" Nevan menggeleng kecil. Di dalam hati Nevan memaki dirinya sendiri karena entah mengapa ia merasa begitu gugup, canggung, dan tidak enak hati pada Reya. Apalagi setelah Reya mengatakan kepadanya bahwa Reya akan menjauh darinya, Nevan tidak mau rasa kehilangan nya kembali muncul untuk yang kedua kalinya. "Lo sebenernya kenapa? Kenapa Lo cuek banget ke gue?" Pertanyaan Nevan malah membuat Reya geram sendiri, mengapa laki-laki itu tidak peka? Re

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN