Gadis dengan wajah khas baru bangun dari tidurnya duduk termenung di tempat tidur seraya memperhatikan sekelilingnya. Gadis itu terlihat kebingungan karena ia bisa memastikan jika dirinya tidak berada di kamarnya sendiri melainkan di kamar yang sangat asing untuknya. Reya yang masih termenung mencerna suasana yang ada di sekitarnya menatap ke arah pintu karena pintu bercat putih mulai terbuka. "Ck, ck, ck..." Nevan berdecak sambil menggelengkan kepala. Nevan tertawa karena Reya langsung menutupi wajah serta rambut dengan selimut. "Ih, kak Nevan kok ada di sini sih?!" "Lah, suka-suka gue. Ini kan rumah gue." Nevan melangkah masuk. "Kan aku udah bilang gak usah dibawa ke rumah kak Nevan." "Sayangnya gue gak denger pas Lo ngomong gitu." Balas Nevan sambil menarik selimut yang menutupi

