"Kok pulang sendirian? Reya mana?" Nevan berhenti melangkah ketika melihat Rara berdiri di depan pintu. "Pulang," jawab Nevan asal, ia juga tidak tahu Reya dimana sebab Reya tidak ada di taman. "Oh," Rara mengangguk sebelum masuk ke dalam rumah. Setelah memastikan Rara tidak terlihat lagi, Nevan buru-buru pergi ke garasi untuk mengeluarkan mobilnya. Di lain tempat, gadis dengan rambut yang tergerai serta poni yang menutupi keningnya duduk sendirian sambil menatap kedua kakinya yang menggantung. Pandangannya ia alihkan ketika mendengar suara klakson bus, setelah bus berhenti di depannya ia langsung naik. "Kemana sih tuh anak, dicariin dari tadi gak ketemu-ketemu." Gumam Nevan sambil mengalihkan tatapannya ke kanan dan kiri mobil. "Reya," "Hai, Len." "Tumben Lo ke sini, gak bilang-b

