ADA APA DENGAN RAY?

1260 Kata

Masyarakat di kampung beda sekali dengan masyarakat di kota yang lebih modern dalam berpikir. Sekarang mereka bisa berlega hati setelah mendapat penjelasan lebih lengkap barusan. Mereka kini bisa berinteraksi seperti biasa dengan Ray. Nadio dan Karmila berpamitan lalu melangkah keluar menuju rumah induk untuk menemui anak mereka. Yang sudah beberapa hari diasuh oleh baby sitter. Pagi ini matahari menyembul dengan indahnya. Semburat warna merah bercampur orange keemasan menimpa manis di sela-sela awan seputih kapas. Udara terasa segar, kicauan burung bersahutan terdengar merdu. Tania barusan akan keluar gerbang ketika ada suara langkah menghampiri. Ia pun segera menghentikan laju motornya. “Karmila! Mau ke mana? Boleh nebeng?” Suara Ray terdengar serak hampir mendekati motor matic Tania

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN