Ting-tong! Lagi-lagi suara bel! Tuan Camelyo yang baru saja ibadah isya beranjak dan membukakan pintu. Siapa lagi sih yang datang?! "Misi Mas saya mau antar mekdi buat pacar saya yang lagi sakit." Reyhan mengacungkan keresek Mcd. Tuan Camelyo mendengus. Kenapa perkara Mcd harus minta sama Reyhan sih? Kenapa tidak minta padanya saja? Ia juga mampu beli Mcd sekilo! "Hih, masuk." Tuan Camelyo mempersilakan dengan ogah-ogahan. "Jangan ngambek dong. Aku khawatir tahu, dia kemarin jatuh dari mobil pas buka pintu. Aku cuma mau periksa keadaannya." Reyhan memberi alasan Tuan Camelyo berdecak lidah. "Lu ini Dokter hewan, Archy bukan hewan!" Reyhan terkekeh, entah mengapa sahabatnya itu jadi mirip perempuan yang sedang PMS dan marah-marah. "Gue 'kan dokter umum dulu woy!

