"Heh, kalian lagi ngapain?" Reyhan yang tengah berada di bawah selimut Archy bergegas keluar dan duduk sambil menyeka bibirnya. Archy hanya terdiam tegang sambil menyandarkan tubuhnya. Gawat, serasa digerebeg sahur sama RT RW! "Rey, lu jangan m***m kayak gini dong!" Tuan Camelyo melempar sendal ke arah Reyhan hingga mengenai kepala. Reyhan tak terima perlakuan itu, ia beranjak dan balas menimpuk Tuan Camelyo dengan sendal. "Napa gue dipukul? Gue pacarnya Archy, wajar dong gue sentuhan fisik sama dia?!" omel Reyhan. "Ini rumah gue, dia asisten gue! Gue berhak dong ngelarang karena ini rumah gue!" Tuan Camelyo bersungut-sungut. Reyhan berdecak lidah dengan kesal. "Lu gak usah munafik kali. Lilis juga sering nginep 'kan? Dia sampe pasang Kb, kenapa tuh? Pasti karena

