Bab.22 Siapa Yang Datang?

1046 Kata

  Archy mengerjapkan matanya. Ia baru saja bangun dan segera mungkin menyelesaikan tugasnya pagi itu. Ia mencuci piring, menyapu dan berbagai kegiatan membersihkan lainnya. Ah, bahkan ia keramas pagi itu karena kegiatannya dengan Tuan Camelyo kemarin harus mandi besar menurutnya.   Inikah yang disebut taat sekaligus maksiat secara sekaligus? Bahkan malaikat sepertinya akan bingung mencatat.   Tuan Camelyo baru saja keluar dari kamar, ia hendak pergi ke masjid seperti biasanya. Ia hanya menatap Archy yang sedang sibuk. Senyumnya pun tersungging.   "Chy, saya ke masjid dulu ya. Kayaknya hari ini gakkan ngantor, siapin aja sarapan." titah Tuan Camelyo.   Archy mengangguk ke arah Tuan Camelyo.   "Siap Tuan." jawab Archy sambil tersenyum.   Archy merasakan jantungnya berdegup kencang. Gil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN