Sepanjang perjalanan Archy lebih banyak diam. Ia memainkan kukunya satu sama lain, tak mengucapkan sepatah kata pun pada Reyhan. Reyhan yang terbiasa melihat Archy ceria jadi sedikit heran dengan Archy yang tak biasanya. "Ada yang bikin kamu gak enak Chy? Mama sama Papanya Iyo bikin kamu marah?" Archy menghela napas, ia menatap Reyhan seksama. "Enggak kok, cuma lagi pengen diem aja." jawab Archy resah. Reyhan merutukkan jemarinya di atas stir, ia melirik ke arah Archy. "Aku minta maaf kalau sekiranya kamu nganggap aku maksa. Kayaknya aku terlalu maksa hubungan sama kamu ya?" Archy sontak menoleh ia menggelengkan kepalanya kuat-kuat. "Enggak ada yang salah kok Aa. Toh aku juga enggak nolak 'kan. Hari ini aku cuma gak enak badan aja." Reyhan menghela napas. Ia membe

