BAB 16

1445 Kata

"Kenapa lo?" Garka terhenyak. Ia mengangkat kedua alis nya memandang laki-laki dengan headphone yang melingkar di leher nya itu. "Kenapa?" "Malah balik nanya." Garka menyerengit. "Emang gue kenapa tadi?" Aiden menatap sepenuh nya pada Garka. Meskipun pandangan nya dari tadi menuju pada layar laptop, namun tetap saja Aiden dapat melihat jelas Garka yang posisi nya berada di depan nya. "Lo sedikit.... Senyum?" Garka terkejut. Tapi ia segera menormalkan ekspresi nya kembali. Ia tertawa sinis lalu mengapit satu batang rokok di mulut nya. "Ngaco!" ucap Garka sambil menghembuskan nafas nya dan terdapat asap yang keluar dari mulut juga hidung nya. "Jaket lo?" "Ada." "Gue pinjem. Gak bawa jaket. Gue nginep disini." Tiga kata yang Aiden ucapkan mampu membuat Garka melirik laki-laki yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN