BAB 33

1192 Kata

Keyra mengikuti Aiden di belakang dengan ragu. Tangga demi tangga mereka pijaki menuju lantai tertinggi di gedung rumah sakit itu. Tadi Aiden bilang jika Garka sudah kembali, namun ia meminta Keyra untuk ke atap. "Lo gak bohong kan kalau Garka ada di atap, Kak?" tanya Keyra. Aiden berhenti lalu membalikkan badannya. "Apa wajah gue kurang meyakinkan?" tanya Aiden dengan wajah datar dan terdapat sejuta keseriusan disana. Keyra meringis lalu mengangguk. "Iya-iya." Mereka berdua melanjutkan perjalanan nya. Beberapa menit kemudian, Aiden berhenti dan membuat Keyra ikut berhenti. "Sudah sampai?" Aiden mengangguk. Ia menunjuk sebuah pintu berwarna putih yang tertutup. "Masuk." Keyra mengangguk lalu membuka pintu itu, ia melihat Aiden turun kembali. Angin berhembus cukup kencang saat pintu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN