Bab 29

1290 Kata

"Dan akhirnya seperti yang kamu selama ini tau, Hardi adalah Bapakmu. Simbok dan Bapak, menyetujui kami menikah. Ibu dan Bapakmu menikah secara sah dalam hukum agama dan negara, sampai pembuatan akta kelahiran kamu juga dengan nama Hardi sebagai ayah kamu." pungkas Ibu mengakhiri cerita pilu masa lalunya. "Bapak orang yang sangat baik ya, Bu. Pantas saja Gusti Allah lebih menyayanginya dan mengambilnya lebih dulu." tuturku menerawang terbayang semua kebaikan-kebaikan almarhum Bapak, beliau juga seorang Ayah yang sangat baik untukku. "Iya, Nduk. Ibu beruntung sekali mengenalnya," jawab Ibu setuju denganku, "udah malem, Ibu mau istirahat dulu ya. Ibu capek banget." pamit Ibu pada kami, aku bisa memaklumi beberapa hari belakangan ini Ibu memang sibuk mempersiapkan pernikahanku. "Iya, Bu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN