Bab 37

1508 Kata

POV Aldo. "Menaklukan hati seorang wanita bukanlah hal sulit bagiku, kalau hanya seorang Rani Wulandari bukanlah PR besar." Aku bersenandika kala melihatnya dari kejauhan. Menunggu waktu yang Wahyu janjikan untuk berkenalan dengannya, dia gadis ceria dan cantik. Wajahnya terkesan lebih imut dari Lintang adiknya yang sebentar lagi akan menjadi istri sahabatku. Aku menahan senyum menggelengkan kepala tak habis fikir kenapa dunia terasa sesempit ini. Di tempat lain aku melihat Rayisa tersenyum lebar dengan tangan tetap mengapit lengan suaminya, siapa sangka di dalam hatinya sedang terjadi sebuah peperangan. Wahyu melenggang menghampiriku lalu mengajak mendekat pada dua orang wanita cantik yang duduk berdampingan. "Mbak Wulan, kenalin ini sahabat karibku. Produk unggulan ini, bibit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN