Kejam

1035 Kata
"Sudah lah, Aku tidak mau berdebat dengan masalah hal ini pada dasarnya aku juga tahu di titik manapun kejadian tersebut bisa dibanggakan ada satu hal satu saat nanti semua itu akan dilakukan Detik demi detik. Jangan Pernah Berubah jangan pernah menganggap semua itu bisa diandalkan, aku tahu perjuanganmu dan aku juga tahu kenapa kau sangat benci Ku tidak ada kekhilafan pada diriku juga di sini aku berharap penuh perjuangan tersebut tidak akan pernah ada orang lain yang ingin menghancurkannya jika kau mau melakukannya juga." Ucap Kayla kepada Ria. Kayla langsung pergi dan meninggalkan Ria sendiri di sudut sekolah itu entah kenapa di sisi lain juga kejadian tersebut bisa dibanggakan an-nisa dianggap menjadi nyata pada dasarnya kehidupan nyata itu akan bisa membuahkan hasil, Kayla terus menghindar dan tidak mau berubah masalah satu sama lain di sisi-nya itu dia tidak pernah berpikir bagaimana keadaan tersebut bisa menjadi satu kekuatan tersendiri kehidupan dia semakin menderita setelah berlian tidak mau mau melakukan hal-hal yang tidak pantas sejauh ini pula kejadian tersebut tidak bisa diandalkan lagi dan berubah begitu saja. Di dalam hati Kayla begitu sangat sedih dan dia merasa sedikit kacau dan tidak ada sedikitpun permasalahan yang harus diselesaikan jika mereka menghancurkan kehidupannya juga entah kenapa di sisi itu kejadian tersebut bisa membuahkan hasil yang begitu mendalam, air mata Kayla mengalir di pipinya dan dia tidak tahu harus berkata apalagi pada dasarnya kejadian yang sudah terjadi tidak bisa diulang dan tidak bisa membuahkan hasil yang begitu kuat itulah yang terjadi. Sampai detik ini kejadian tersebut menjadi sebuah trauma Kayla untuk bertemu dengan riya dan pada saat itu juga kejadian tersebut bisa diandalkan satu sama lain dan kehidupan semakin mendalam tanpa ada dasarnya lagi. "Aku memang tidak seperti wanita lain tetapi aku sadar dengan apa yang telah orang lain lakukan kepada aku pada dasarnya di titik ini aku sudah lelah selalu dibully dan selalu Dianggap perempuan cupu yang tidak tahu apa-apa, memang aku tidak pantas untuk mendapatkan kasih sayang dari Bryan tetapi aku kan hanya ingin berteman dan hanya bisa mengagumi perasaan tersebut memang kejadian tersebut kan tidak membuahkan hasil yang begitu mendalam. Sampai detik ini pun aku juga paham yang sudah terjadi Dia tidak pernah ah mau menghancurkan kehidupannya juga dan disisi itu itu Aku tidak paham kenapa dia sangat cuek." Ucapan Kayla di dalam hati nya dengan wajah yang sangat iba sekali. "Perjuangan diri ini semakin tidak berarti juga, Dia sangat membenciku dan tidak pernah merasakan bagaimana penderitaanku begitu sangat berarti, di sisi lain pula kejadian yang mendasar tidak akan bisa membuahkan hasil yang begitu sangat kuat tak Kenapa di saat itu kekuatan tersendiri bisa dianggap tidak mudah untuk melakukannya sampai perlahan-lahan kejadian tersebut bisa merubah segalanya dan harapan demi harapan bisa tercapai dengan sendirinya itulah yang terjadi sampai semuanya bisa berubah dengan satu per satu permasalahan tersebut." Rutukan Kayla terus menerus. Kayla berjalan tanpa melihat kedepan sampai dia harus bertabrakan dengan Brian, di saat itu rasa jantung tiba-tiba Berhenti sejenak dan tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapinya satu persatu kejadian tersebut bisa diandalkan tanpa beriringan waktu kekuatan dan kekuatan hanya bisa di buah kan beberapa kejadian yang sudah terjadi dan apa yang sudah dibuat tidak akan membuahkan hasil yang begitu dalam itulah yang terjadi pada dasarnya, titik itu itu semua seperti waktu Berhenti sejenak dan tidak bisa diputar ulang dan menjadi sebuah kenyataan yang ada. Bruukk.... "Aw....! Sorry, aku tidak sengaja Maafkan Aku. " Ucap Kayla dengan wajah takut dan suara gugup nya juga di saat itu. Brian menatap sinis, pria tersebut langsung mengambil semua barang yang terjatuh di lantai satu persatu diambil dan langsung berdiri lalu berkata kepada kailla yang masih berada ditempat didepannya dan disaat itu juga kejadian semakin mendalam pun berakhir begitu tanpa ada rasa beban yang terjadi sudah bisa didapatkan satu sama lain itulah kekuatan pada dasarnya di sisi lain kehidupan nyata bisa diandalkan. "Maka nya lain kali kalau jalan lihat pakai mata! Jangan hanya menunduk dan tidak melihat sekeliling yang berada dekatmu, memang aku hanya bisa menghabiskan waktu seperti ini kepada orang-orang yang seperti kau ini jadi lebih baik kau pergi dan jangan pernah melakukan itu lagi dihadapanku pada dasarnya untuk pertama kalinya aku berbicara dan kau sudah terlalu kelewatan!" Ucap Brian dengan wajah datar dan langsung meninggalkan Kayla di hadapan nya juga di sisi itu pun kejadian tersebut akan terus membuahkam hasil yang baik juga. Ria terdiam dan dan hanya memandangi Bryan yang terus berjalan melangkahkan kakinya meninggalkan Kayla yang berada di depannya tadi tanpa dia sadari juga kejadian tersebut hanya bisa membuahkan hasil yang begitu sangat kuat. Entah kenapa pula dia merasa kejadian tersebut tidak akan membuahkan hasil yang begitu diderita satu sama lain perjuangan demi perjuangan pun akan terus membuahkan hasil yang tidak baik sama sekali jadi dia harap tidak ada satupun kejadian yang mendalam itu itu diberikan kekuasaan tersendiri juga. "Ini pertama kali nya Brian berbicara kepadaku dan saat ini juga aku berpaham ternyata dia membuat aku bergetar dan suara yang dikeluarkan yaitu hanya membuat aku semakin gila saja, Aduh Jantungku semakin tidak menentu Sampai detik ini pula Tuhan telah menunjukkan kan dan menyadarkan aku kalau dia memang Pria Idaman yang aku tunggu-tunggu dan membuahkan hasil yang sangat baik untuk diriku juga. Brian, Memang kau tidak ada yang bisa menyamakan dirimu kau begitu sangat indah dan tidak pernah ada satupun kejadian yang sudah terjadi pada dasarnya kau begitu sangat baik dan tidak pernah merasa kalau kehidupan akan semakin nyata. " Ucap Kayla di dalam hati yang sudah tidak menentu hati nya begitu mendalam. Kejadian itu membuat diri Kayla berpikir keras bagaimana dia harus berteman dengan berlian saat itu Entah kenapa dan disisi lain pula kejadian tersebut sudah tidak membuahkan hasil yang begitu sangat kuat pada dasarnya di sisi lain Brian seperti orang asing yang tidak mau berbaur dengan orang lain itu yang orang lain lihat. dan perjuangan dia pun tidak akan kan ada orang lain tahu sekarang. Dia sedikit sangat kesal dan dia tidak tahu harus mengatakan apalagi pada dasarnya kejadian sudah terjadi tidak akan membuahkan hasil yang sangat baik jika mereka melakukan hal-hal yang tidak pantas pada dasarnya dia tidak ingin melakukan kejadian yang sudah terjadi di sisi lain pula memang saat itu semua tidak ada kemudahan pada dirinya dan perjuangan demi perjuangan bisa saja mereka dapatkan
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN