Saat Malam

1077 Kata
“Maaf kay, aku tahu kau sekarang marah kepadaku jika aku menanyakan hal seperti ini, sekali lagi aku meminta maaf ya?” Ucap Brian kepada Kayla.   “Oke tidak masalah, di sini aku berusaha membuat diri aku tenang dan melakukan yang terbaik pada diri ini semakin yakin apa yang sudah di jadikan hal yang baru juga, sekarang apa lagi yang mau di bicarakan? Aku juga tidak mau mengambil pusing apa yang sudah orang lain katakan kepada diri aku saat ini. Jujur saja kalau ini hanya ingin menjatuhkan aku juga.”   Ucap Kayla kepada Brian dengan tenang.   “Hm... bukan begitu aku juga berharap kau bisa menerima apa yang sudah di katakan banyak orang di luar sana kalau kau semakin hari akan menjalan kan semua nya bisa di jalan kan bersama lagi.” Jelas Brian kepada Kayla.   Brian termenung tiba-tiba dia merasa bersalah apa yang sudah di tanyakan nya saat ini, saat ini Brian hanya penasaran apa benar atau tidak nyam di sisi lain semua nya bisa saja di jadikan permasalahan yang ada satu sama lain nya saat ini, entah kenapa pria itu hanya merasa tidak tenang melihat kedekatan Ray kepada Kayla saat ini.   “Brian... kenapa melamun saja? Ada yang mau di bicarakan lagi sekarang?” Tanya Kayla kepada Brian.   “Ha! Maaf Kay aku melamun tadi, permasalahan yang sudah kita lakukan itu hanya membuat diri kau tidak ada arti nya saja, sedemikian rupa membuat diri ini semakin tidak berarti saja.”   “Oke baiklah, kalau memang tidak ada yang mau di bicarakan lagi saat ini aku tidak mempermasalahkan nya, kalau begitu aku akan pergi ke kelas dulu.” Ucap Kayla yang langsung pergi meninggalkan Brian.     Setelah Kayla pergi dan maun meninggalkan Brian, ternyata Ria yang sudah menghampiri Brian duduk di sana.   Di dalam hati nya berkata “Untung saja dia sudah tidak menahan aku untuk menemani nya tadi, kalau itu terjadi aku akan melakukan nya dengan terbaik lagi sampai paham yang sudah di lakukan saat ini.”     Ria yang menghampiri Brian itu langsung saja melihat apa yang sudah di lakukan yang terbaik saat ini sampai tidak pernah berkata apa-apa lagi.   “Sayang kau kenapa sendirian di sini?” Tanya Ria kepada Brian.   “Tidak apa apa, aku ingin kekelas juga sekarang.”   “Tunggu aku! Aku juga mau pergi kekelas.” Ucap Ria yang sudah tidak sabar ingin menggandeng Brian dengan sedikit tenang saja dan tidak ada yang bisa di jadikan satu sama lain nya saat ini.   Akhir nya Brian sampai lah di ruang kelas nya dia melihat wajah Kayla yang duduk di sudut sana sedang membaca buku yang di sukai nya saat itu.   “Kenapa ya Kayla terus menghindari aku terus? Sekarang banyak yang membuat diri ini semakin yakin apa yang sudah di katakan kepada nya. Aku mau berteman dengan Kayla menurutku dia manusia yang tidak ada permasalhan yang ada.”   Brian yang berusaha menghampiri dan mengajak Kayla mengobrol.   “Kay, kenapa kau duduk nya pindah di sini?” Tanya Brian kepada Kayla.   “Hm... tidak apa apa aku hanya ingin duduk yang bisa bersantai saja saat ini. Entah kenapa juga aku memilih kursi yang sangat sudut itu juga. Bagaimana pun aku juga merasa diri ini semakin yakin untuk mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya.” Jelas Kayla kepada Brian.   “Iya kalau begitu selamat membaca Kay, maaf kalau menganggu aku untuk menjelaskan pada diri ini semakin yakin kalau kau akan terus bersemangat satu sama lain nya jangan sampai kau melakukan nya.” Ucap Brian yang sudah langsung meninggalkan Kayla juga.   Kayla merasa lega dan dia tidak tahu harus bagaimana lagi di hadapan nya sangat berarti, tetapi di balik kesedihan itu hanya membuat diri ini semakin mendalam saja saty sama lain nya.   “Huft... untung saja aku tidak teralalu meladeni pria itu sampai tidak tahu harus berkata apa lagi satu sama lain nya saat ini.” Ucao Kayla yang ada di hati nya saat itu juga.     Bab 23   Brian yang masih saja terdiam dan tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi satu sama lain nya diri ini semakin mendalam saja, Kayla yang selalu saja menghindari Brian, dan dia berusaha untuk menjadi wanita yang memiliki harga diri dan sudah cukup untuk apa yang sedang di jalan kan nya sampai di sini akan menjalani apa ada nya sampai detik ini pun keberadaan nya, tidak ada yang bisa di beri tahu nya terlebih dahulu. “Kenapa dia selalu saja menghindari aku, sampai dia tidak mau lagi duduk di sebelahku.” Ucap Brian di dalam hati nya yang sangat kebingungan sekali melihat nya.   Pandangan Brian yang tertuju kepada Kayla tidak pernah berpaling begitu saja, Kayla yang menyadari itu berpura pura tidak melihat nya. Di dalam hati Kayla berkata dengan tenang.   “Sial! Kenapa dia dari tadi memandang aku seperti itu sampai tidak pernah berbicara begitu, sampai di sini akan melakukan yang terbaik juga. Aku semakin risih apa yang di lakukan Brian kepadaku saat ini, kalau Ria tahu pasti aku akan menjadi seorang wanita yang perebut pacar orang lain walaupun aku dulu pernah menyukai Brian dan pernah melakukan nya tapi aku berusaha untuk menutupi semua nya agar tidak ada yang tahu kejadian tersebut sampai sekarang.”   Ucap Kayla sambil termenung ke satu arah saja sampai melakukan nya dengan terbaik juga satu sama lain nya.   “Kayla!” Panggil salah satu dosen yang memanggil dia.   “Ha! Iya.”   “Kamu melamun saja, sekarang kerjakan apa yang saya jelaskan ini agar kau tidak melamun saja saat ini.” Ucap dosen tersebut.   ”Maaf pak, biarkan saja saya yang mengerjakan nya. Soal nya Kayla lagi sakit pak jadi nya dia melamun saja.” Ucap Brian menyerah kan diri nya agar Kayla bisa terselamatkan.   Kayla sangat terkejut dan dia tidak tahu harus bagaimana lagi menjalani nya, dia masih tidak menyangka apa yang di lakukan Brian terhadap nya sampai dia bingung melakukan nya sampai tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi nya juga. Brian yang terus menatap nya dengan senyuman yang membuat diri nya semakin tidak enak hati saja.   “Aduh... kenapa ini bisa saja terjadi jika? Dia selalu saja menyelamatkan aku sampai aku tidak mengerti apa yang harus di katakan lagi sampai detik ini juga. Jujur saja aku merasa dia sedikit perhatian kepada nya sampai tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi nya sampai detik ini di jalan kan nya.”     Rasa bersalah itu terus saja timbul di hati Kayla sampai dia tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi nya sampai detik ini perjalanan hidup nya begitu saja di lalui nya sampai dia harus menemui Brian.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN