Mistake 13

732 Kata
Vely menatap wanita wanita dengan lingerie berbagai model tengah melenggak lenggok di hadapannya... Lihatlah dia tidak berkedip sedikitpun menatap mereka batin vely melihat pria disampingnya Setelah kejadian cabai tempo hari lucas benar benar menagih janjinya kepada vely...memaksanya menuruti tiga permintaannya Dan permintaan pertamanya adalah menemaninya untuk pergi ke acara victoria's secret untuk itulah dia dan lucas berada sekarang "hei sir air liurmu menetes"sinis vely membuat lucas terkekeh... "apa kau cemburu..,"tanya lucas "tidak ada alasan untukku cemburu"jawab vely "kau cemburu vely...karena tidak mempunyai kepercayaan diri seperti mereka"ucap lucas tanpa mengalihkan pandangannya dari victoria's secret angel.. "dan asal kau tau tidak ada alasan untukku tidak percaya diri karena aku cantik dan tubuhku tidak kalah seperti mereka"jawab vely "oh ya...lalu kenapa kau menolak kontrak yang di ajukan Lori Greeley sendiri"ucap lucas kemudian tersenyum saat kendall jenner berjalan dengan lingerie merah tidak lupa sayap besar yang ada dipunggungnya...kendall tersenyum manis pada lucas dan memberikan ciuman jauhhnya... "dia cantik bukan...dan kau pasti tau dia teman wanitaku"lanjut lucas dengan bangga Cih dasar lelaki...menjijikan batin vely "kau benar benar cemburu..,?"tanya lucas yang kini tengah menghadap vely dengan tatapan tanya nya "untuk apa aku cemburu...kau sangat menyebalkan menuduhku sembarang..." kesal vely karena yakin lucas baru saja membaca fikirannya "aku bisa saja dengan mudah menerima tawaran lory tapi aku tidak mau..." "why..bukankah itu awal yang bagus untukmu...jenjang karir mu akan semakin bersinar jika menerima tawaran untuk menjadi salah satu Victoria's angel"tanya lucas Aku tidak bisa jadi model berbikini karena daddy dan kakak al akan mengamuk dan benar benar menyeretku untuk kembali batin vely "aku juga tidak suka sebenarnya...jadi bagus kau menolak tawaran lory"ucap lucas membuat vely memicingkan matanya "aku tiak suka kau memamerkan tubuhmu pada publik....cukup padaku saja"ucap lucas sambil mengedipkan sebelah matanya pada vely "menjijikan"gumam vely membuat lucas terkekeh... **** Lucas mencekal lengan vely saat dia hendak keluar dari mobil.... "what..,?"tanya vely "apa kau sudah mempunyai pacar..,?"tanya lucas tanpa basa basi Tidak ada angin tidak ada hujan...ada apa dengannya...batin vely dengan masih terdiam menatap wajah lucas yang masih menampilkan wajah seriusnya "dan aku yakin kau tidak mempunyai pacar...jangankan pacar mungkin teman lelaki pun kau tidak punya raight" lanjut lucas membuat vely menepis tangan lucas yang masih menggenggam tanggannya "apa kau baik baik saja...ku rasa kau terlalu lama melihat wanita ber lingerie tadi..sehingga berpengaruh pada otakmu"jawab vely tidak habis fikir "jawab saja pertanyaanku vely..jangan mengalihkannya"ucap lucas "memangny kenapa kalau aku sudah mempunyai pacar atau pun belum...itu bukan urusanmu"jawab vely "kalau begitu permintaan kedua mulai detik ini kau adalah gadisku..tadinya ini adalah permintaan ke tiga ku...karena permintaan kedua aku akan memintamu memutuskan pacarmu"ucap lucas membuat vely membulatkan matanya "aku sudah bilang...aku akan mengabulkan semua permintaanmu yang masuk akal bukan.." "kurasa permintaanku barusan masuk akal.." "menurutmu tapi tidak denganku"ucap vely kesal dan berbalik hendak membuka pintu mobil namun lagi lagi lucas mencekal lengannya "aku belum selesai bicara vely" "aku tidak ingin bicara denganmu...kurasa kau butuh tidur untuk menetralkan fikiranmu agar kau sadar" "aku sedang dalam keadaan sadar" "lalu kenapa perkataanmu ngelantur...kau...." "apa yang salah dengan permintaanku...kau selalu saja menampik bahwa aku memang menyukaimu..aku sudah bilang sejak awal...kalau aku menyukaimu....apa perlu aku katakan setiap hari tepat di depannmu agar kau yakin bahwa aku menyukaimu hem" "itu sudah menjadi sifat dasarmu...menyukai wanita yang menarik dimatamu...dan aku mungkin salah satu dari mereka...aku sudah cukup mengenal tipe lelaki sepertimu..jadi aku mengangga perkataanmu barusan adalah sebuah kekhilafanmu saja"jawab vely tanpa ragu membalas tatapan lucas yang menajam Lucas mengacak rambutnya frustasi...ternyata tidak mudah menaklukan gadis didepannya ini...dia kira pesonanya akan sangat membantunya tapi tidak kali ini.... "bagaimana caranya agar kau percaya pada perkataanku hem" ucap lucas.. "tidak usah repot repot..aku sangat menghargai perasaanmu jika memang itu benar...tapi maaf luce aku benar benar tidak tertarik padamu...."ucap vely kemudian kembli hendak membuka pintu mobil namun sedetik kemudian dia berbalik menatap lucas. "kuharap kau bersikap profesional dengan tidak mencampur adukan masalah pekerjaan dengan masalah pribadimu...dan aku yakin kau orang yang sangat bijaksana.karena aku masih ingin berada di elite.."lanjut vely setelah itu benar benar melangkah keluar mobil dan masuk kedalam apartemennya... Meninggalkan lucas yang masih terdiam "apa dia baru saja menolakku"gumam lucas "dia benar benar menolakku".... "f**k_____f*****g f*****g f*****g" geram lucas sambil memukul setir mobil dengan keras kemudian mengacak rambutnya... "baiklah aku sudah memintamu secara baik baik nona...jangan salahkan aku...jika aku akan berubah menjadi seseeorang yang tidak pernah kau bayangkan"geram lucas sambil mencengkram setir mobilnya kuat... **** Vely merebahkan tubuhnya diatas kasur dan menatap langit langit kamrnya "perkataannya sangat mengganggu sekali...ada apa dengannya...apa lelaki sepertinya dan kak al memang seperti itu...gampang sekali mereka bilang suka...padahal belum lama saling mengenal"gerutu vely tidak habis fikir kepada pria pria player seperti lucas dan kakanya aldric... "ah melelahkan sekali...aku tidak tau harus bagaimana menghadapinya jika berhadapan dengannya besok" kesal vely sambil menendang nendangkan kakinya...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN