Mistake 12

673 Kata
Vely berjalan sambil sesekali melihat tasnya untuk mencari dimana letak ponselnya "apa aku meninggalkannya di ruang make up..."gumam vely sambil terus meraba tasnya tanpa menghentikan langkah kakinya sampai sesuatu terjadi dan membuatnya mematung Lagi lagi aku menabraknya..ada apa denganya selalu saja menghalangi jalanku batin vely melihat pria didepannya dengan jas yang sudah basah karena tersiram minuman... "maaf sir..aku benar benar tidak sengaja..."ucap vely sambil mencoba mengelap jas lucas yng basah "apa kau memang hobi menabrakku"ucapan lucas langung menghentikan gerakan tangan vely dan membuatnya mendongak menatap mata hijau yang sedang menatapnya juga "apa anda juga hobi menghalangi jalanku sir"ucap vely sedikit ketus namun lihatlah pria ini...bukannya marah dia malah tersenyum menanggapi ucapan vely.. "setiap aku berjalan hanya kau yang sengaja menabrakan diri padaku" sambung vely kemudian melanjutkan kegiatannya membersihkan jas lucas "mungkin bukan diriku yang hobi...tapi kaki dan mataku karena tidak bisa fokus berjalan saat melihatmu"jawab lucas Masih bisa gombal disaat sepertini..apa dia menggombali setiap model di elite ini batin vely "aku hanya menggombli mu saja nona"ucap lucas membuat vely berdecih Fix aku yakin dia cenayang batin vely membuat lucas terkekeh geli "aku sudah membersihkannya...sekali lagi maaf"ucap vely namun tentu saja lucas tidak akan membiarkannya begitu saja "kali ini aku tidak akan memaafkanmu"ucapan lucas membuat vely mengurungkan niatnya untuk segera pergi meninggalkan cenayang di depannya ini Vely menatap kearah lucas dengan sebelah halis terangkat... "karena kali ini hanya aku yang jadi korban jadi kau harus tanggung jawab"ucap lucas sambil menunjuk jasnya yang basah "baiklah besok aku akan membelikan jas yang sama dengan yang kau kenakan sekarang"ucap vely "aku bisa membeli jas seperti ini...tidak usah meminta padamau"jawab lucas "lalu...bukannya kau ingin aku bertanggung jawab..??" "ya tapi dengan caraku sendiri..."jawab lucas membuat vely menatap curiga kearahnya Apa yang dia fikirkan...apa dia berencana......fikiran vely terhenti saat lucas membuka suara. "ayolah aku tidak akan meminta yang aneh aneh...aku ini orang baik vel...jadi jangan berfikiran negatif tentangku"ucap lucas sambil menyugar rambut panjangnya dan membuat ketampanannya naik 50 persen "baiklah baiklah"jawab vely cepat karena tidak ingin repot berdepat dengan lucas.. "temani aku makan malam"ucap lucas "baiklah...tapi aku yang menentukan tempat dan juga makanan yang akan kita makan...termasuk makananmu"ucap vely membuat lucas memicingkan matanya namun sedetik kemudian senyumnya mengembang... "baiklah...."jawab lucas.. *** Dan disinilah mereka sekarang disalah satu restoran yang menyediakan makanan khas prancis beef burguignon... Namun ada yang beda  dengan makanan itu sekrang... Lucas menatap ngeri kuah daging di depannya Apa dia ingin membunuhku sekarang batin lucas sambil terus menatap makanan di depannya... "kenapa hanya di lihat...makanlah...bukankah ini makanan yang paling banyak di rekomendasikan jika datang ke negara ini" ucap vely "ya tapi tidak dengan cabai cabai ini" ucap lucas sambil menggaruk pelipisnya "memangnya kenapa...apa kau tidak suka makanan pedas...kau cemen sekali...kami orang indonesia terbiasa makan makanan pedas...dan cabai sebanyak itu hanya membuat gerah saja belum termasuk pedas.."ledek vely meremehkan lucas yang masih menatap rendang ala prancis di depannya dengan 20 cabai yang menghiasinya... "kau meremehkanmu....aku bahkan bisa memakan 20 cabainya saja tanpa makanan lainnya"jawab lucas membuat vely menangkup wajahnya sendiri "wahhh benarkah...berarti kau memang pecinta pedas...kalau begitu ayo kita coba makanannya"ucap vely mulai menyendok beef yang ada di hadapannya... "wahhh enak...ternyata tidak salah aku meminta ekstra cabai pada koki...ini sangat enak"ucap vely kembali menyuapkan daging lembut kemulunya...sedangkan lucas dengan susah payah menelan salivanya Apa dia benar benar memakannya batin lucas merasa ngeri .... "kenapa...ini sangat enak cobalah...jangan bilang kau hanya membual...tidak usah malu kalau kau tidak suka makanan pedas...kakak ku juga sama tidak menyukai pedas, pria berotot tapi kalah dengan satu cabai saja...jadi aku sudah biasa dan memakluminya...untukmu juga..."ucap vely melebih lebihkan omongannya. "kalau aku bisa menghabiskan semua makanan ini bagaimana..,?"tanya lucas "berarti kau memang pecinta pedas"jawab vely acuh dengan mata dan bibir yng sudah memerah "kalau aku bisa menghabiskan semuanya...kau harus menuruti tiga permintaan dariku..bagaimna..,?"tantang lucas "baiklah..tapi kau tidak usah memaksakan diri jika......"ucapan vely terhenti saat dengan gerakan cepat lucas menyambar makanan di depannya.... 10 menit kemudian...... Vely menatap lucas tanpa berkedip...keringat membasahai pelipisnya...rambut panjangnya sudah terikat...mata da bibirnya memerah... Brakkkkk Lucas meletakan sendoknya dengan kasar setelah suapan terakhi berhasil masuk kedalam mulutnya "kau benar benar menghabiskannya.?"tanya vely masih dengan tatapan pada lucas yang sudah memeguk habis air didalam gelas miliknya. "kau_______huhah huhah harus_____haaahhh_____menepati janjimu"ucap lucas sambil mengelap keringat di pelipisnya "hei kau jangan dulu bicara...dan diamlah...itu akan membuatmu tambah pedas..".ucap vely Aku tidak menyangka dia akan benar benar menghabiskan semuanya batin vely
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN