"Enak ya jadi Cindy !" Dian memandang hampa jalanan di luar mobil. Sejenak Dimas melirik bertanya, "Kenapa ?" "Cantik, kaya raya, terkenal, pintar, pilihan Bu Retno, mama Gilang." Dimas tersenyum manis mencoba menghibur, "Kamu akan istimewa di orang yang tepat !" Lesung pipit muncul di kedua pipinya. Tatapan tetap lurus ke depan sambil memegang setir. Sementara Dian terenyuh mendengar jawaban gombal. Ya, itu gombal ! Ungkapan sederhana. Tapi setidaknya bisa meredam emosi yang sudah memuncak. ********* Tiga botol sampanye bertumpuk tinggi di atas tempat es aluminium. Dua gelas kaca saling berhadapan di atas meja. Cahaya agak redup beraroma wangi, kelopak bunga mawar bertaburan di atas tempat tidur. Cindy duduk menopang ka

