Kini Lea sedang kalang kabut, karena pembantunya Merry sedang sakit dan tidak ada yang akan menjaga Aron. Ditambah ia harus ke kampus untuk mengumpulkan tugas dari pak Andrew. Lea ingin menitipkannya ke tetangganya, tapi di lihat tetangganya juga sedang tidak ada di rumah. "Apa gue bawa Aron aja ya?" gumam Lea sambil menatap Aron yang kini sedang sarapan. "Bawa ajalah, ya kali gue tinggalin dia sendiri di sini. Lagian cuman bentar doang di sana, kalau di marahin itu urusan nanti," pungkas Lea yang sudah merasa pusing. Seperti yang ia pikirkan tadi, lebih baik ia bawa Aron dari pada harus meninggalkan anak laki-laki berumur tiga tahun itu sendirian di sini. "Udah makannya Sayang?" tanya Lea. Aron pun mengangguk semangat. "Mau ikut ke kampus?" tanya Lea. Aron dengan semangat mengangguk

