22 Berpisah jalan keluarnya

1426 Kata

"Lo apa-apaan sih Mel? ngancam Suci kayak gitu!" tanya Lea nyalang saat melihat Amel di gerbang sekolah. "Ternyata lo udah tahu," ujar Amel sambil tersenyum miring. "Lo seharusnya punya kasihan ke dia, lo nggak tahu sedihnya jadi dia," ujar Lea. "Gue nggak peduli!" sahut Amel santai. "Lo nggak punya rasa kasihan ya." "Yang nggak punya kasihan tuh lo! Lo udah tahu kan biar gue tutup mulut tuh, lo harus serahin Kevin ke gue. Seharusnya lo harus milih sahabat lo dari pada perasaan lo, lo nggak boleh egois cukup gue aja," ujar Amel. "Lo harus milih antara sahabat atau perasaan lo!" Amel mengulang kalimatnya. Dan untuk pertama kalinya Lea terdiam dengan perkataan Amel, biasanya gadis itu akan menyahuti perkataan Amel. Lea pun memilih untuk melewati Amel. Lea dari tadi selalu memikirka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN