"Ma, lihat Kak Davin. Dia bilang kalau aku suka dengan Mbak Alona. Padahal aku nggak suka sama sekali dengan mbak Alona, dia fitnah aku," adu Lena segera menghampiri mamanya. "Perempuan di sebelah Kak Davin juga ikut-ikutan mengejek aku. Pokoknya mama harus tegur mereka karena berani fitnah aku dengan kejam kayak gitu. Aku nggak bakalan terima," tambahnya, tampak menggebu-gebu. Mamanya Lena--Nirmala--menepuk pelan tangan putrinya sambil melemparkan tatapannya pada Davin dan juga seorang perempuan yang saat ini berada dalam rangkulan putra tirinya itu. "Davin, kamu sudah datang ternyata. Kenapa nggak langsung menghampiri kakek kamu dan juga bapak kamu? Kakek kamu pasti bahagia dengan kehadiran kamu," kata Nirmala dengan suaranya yang lembut. "Ma," rengek Lena merasa kesal. Harusnya ma

