Bahkan Gajimu!

1273 Kata

Tadi pagi Sisil berangkat kerja, lagi-lagi ia terlambat. Siapa lagi yang menginginkan itu? Kalau bukan Tante Liana. Bersyukur paman Jono tidak berada di Cafe. Entah kemana lelaki itu. Pada hal, kata bi Asih paman Jono berangkat lebih dulu sebelum kepergian Tante Liana. Tante Liana pamit keluar kepada bi Asih katanya pergi ke salon. Setelah kepergian wanita itu, bi Asih segera mengambil kunci yang telah di duplikat olehnya. Berkat bi Asih, Sisil segera pergi ke tempat kerjanya. Selama perjalanan Sisil meremas-remas tangannya. Ia takut paman Jono akan menghukumnya atau di potong gaji lagi. Gaji yang ia dapatkan kemaren, Sisil menitipkan kepada bi Asih untuk di kirimkan kerekening yang di kirimkan oleh Diana semalam. Ternyata sesampainya di restauran, lelaki itu tidak ada di ruangannya. M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN