Bab 24 - Bertingkah Aneh

1818 Kata

Satu bulan kemudian.... Sudah satu bulan lamanya Anna terbaring di ranjang rumah sakit. Banyak alat terpasang di tubuh Anna sebagai penopang hidupnya. Saat ini Nina berada diruangan tampat Anna dirawat. Bu Ida dan Pak Suryo baru saja pulang, dan Nina yang kini bergantian menjaga Anna. "Na, bangun dong. Lo jelek banget udah mirip mayat hidup. Triple E kangen sama bundanya. Bangun, ya. Lo gak pengen lihat anak- anak lo?" Dengan iseng Nina memotret Anna. "Lo lihat, gue foto lo. Lo jelek banget pake alat-alat itu. Bangun dong. Mana nih Anna yang kuat, cerewet, dan bermulut pedas?" Nina tak bisa menahan air matanya lagi. Ia selalu menangis melihat keadaan Anna. "Lo je-jelek tau, Na. Lo cungkring. Lo kok suka banget sih lihat gue nangis di depan lo!" ucap Nina di sela-sela tangisannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN