Hari terus berlanjut. Sidang skripsi Reon sudah di depan mata. Ovi sendiri tidak begitu yakin bisa menemani kekasihnya itu. Dan ya, dia sangat bersyukur ketika Reon mengijinkannya untuk bekerja. Setidaknya dia masih memiliki pemasukan. “Mbak, kenapa pilih kerja di sini?” tanya seorang pengunjung yang kebetulan sedang membayar di kasir. Dan saat itu kebetulan juga Ovi sedang menjaga sendirian karena partner kerjanya tidak masuk kerja. “Eh? Karena saya suka di sini, Mas,” jawab gadis itu kikuk. Aneh-aneh saja pengunjung di sini. Menanyakan hal yang sedikit tidak penting sebenarnya. “Kalau kamu mau, kamu bisa kerja di perusahaan saya,” tawar pemuda itu yang sepertinya sedikit tertarik dengan gadis penjaga kasir di kafe yang dia kunjungi. Sebenarnya dia sudah beberapa kali ke sini mengingat

