Kini Reon tidak kembali sendirian di dalam rumahnya. Pemuda itu sudah memiliki pengobat rasa kesendiriannya selain Ovi. Cia, sang adik telah kembali dan itu artinya dia bisa mengawasi adik kecilnya setiap saat. Cia sendiri juga bahagia karena bisa kembali lagi ke negara dan rumahnya. Dia sebenarnya sangat merindukan negara ini. Berkali-kali ingin kembali, namun ada hal-hal lain yang membuatnya mengurungkan niatnya untuk kembali. “Bang, selama aku nggak di sini, Bang Reon nggak buat Opi kesusahaan, kan?” tanya gadis itu membuat pergerakan sang kakak yang semula ingin menyendokkan makanannya malah tidak terjadi. “Tentu saja aku memperlakukan dia dengan baik. Dia pacarku. Tidak mungkin juga aku menyakiti dia,” jawab pemuda itu dengan nada datarnya. Cia yang melihat kakaknya tampak dingin in

