"Kirim salam, sama kakak ipar," celutuk musuh bebuyutan. Aku lagi sarapan di meja makan. Aku hanya mendengus kesal. "Kayaknya aku lebih suka, sama si brondong meskipun itu nggak bagus kakak p*****l, tapi kakak ipar aku ganteng. Dari pada Mas Rangga sok tegas, tapi aslinya lembek," cerocosnya lagi. "Itu mulut, atau sumur bocor. Nggak pakai saring dulu. Sembarangan kalau ngomong." Sergahku. "Nih ye, adekmu yang kembaran Zayn Malik nih, memberi saran, nggak lihat apa dilema memilih buah yang muda masih segar, yang matang tapi udah mau busuk." "Cih, bahasamu," cibirku "Jujur, aku lebih prefer ke Gerald, gimana ya bilangnya soalnya kalau Gerald itu gampang akrab, nggak kayak mas Rangga sok kaku, giliran sama bunda aja sok baik sama aku nggak ada tuh." "Ya wajar dong, kalian kan beda

