27

1518 Kata

Rafli menghentikan mobilnya di sebuah rumah makan. Ponsel Alana berdering dan ternyata panggilan yang berasal dari Nathan setelah mereka bertukar nomer dan Rafli juga mengetahui hal itu. "Biar gue yang bicara," ucap Rafli mengangkat panggilan tersebut. "Lo bisa datang ke rumah makan, tempat gue sama Alana?" tanya Rafli pada panggilan tersebut. "Eh? Gue lagi di rumah Alana nih. Sama mamanya, dan bokap gue juga. Yaudah kalau gitu, gue otw. Share location!" Rafli mengangguk lalu membagikan lokasi mereka. Juga pada Nea, dan Alden melalui ponselnya. "Tenang, ya? Kita makan dulu, sekalian nunggu teman- teman," ucap menggengam tangan Alana yang terasa begitu dingin. "Lana takut..." pelan Alana. Rafli memeluknya, mengusap kepalanya sambil memejamkan mata. "Enggak ada yang perlu ditakutin s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN