36

1049 Kata

Sore harinya, Alana berkemas untuk pulang dibantu oleh Salsa. Rafka tak terlihat setelah memutuskan pergi setelah kejadian tadi pagi. "Ayah aku bilang, masih ada urusan di kantor." Alana bersuara setelah melihat pesan pada ponselnya. "Pulang sama gue aja, yuk? Tenang, ada supir!" kekeh Salsa membuat Alana tertawa seolah tak ada hal yang terjadi pada mereka. Tiba- tiba pintu terbuka, Razza masuk membuat Alana dan Salsa membeku ditempat. "Bagaimana keadaan kamu?" tanya Razza pada Alana. "Udah baikan," jawab Alana. "Oke," singkat Razza berniat pergi namun langkahnya dihentikan oleh Rafka. "Razza," panggil Rafka pada lelaki itu. "Kita perlu bicara," pinta Rafka baik- baik. "Saya sibuk," singkat Razza berniat pergi. "Tunggu," suara Alana berhasil menghentikan langkah lelaki itu. Razza

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN