Rafka tiba di rumah mendapati ibunya tengah berkutat dengan laptop, tak seperti biasanya. Ia juga melihat Nesya yang menonton kartun sore hari, apakah Nesya tak punya pekerjaan. "Rafka," panggil sang ayah yang ternyata sudah pulang dari kantor. "Iya?" tanya Rafka melangkah santai mendekati Azka. "Jauhin Alana," ucap Azka membuat Rafka menghentikan langkahnya, tatapan Nesya dan Ray juga tertuju padanya. "Kalian pada kenapa sih!" kesal Rafka lalu melangkah cepat menaiki tangga berniat memasuki kamar Rafli namun ternyata terkunci rapat. "Argh!" Rafka masuk kekamarnya, menghempaskan tubuhnya kekasur hingga ketukan pintu terdengar. "Ini Nesya.." ucap Nesya membuat Rafka membukakan pintu. "Gimana keadaan Alana?" tanya Nesya setelah duduk didekat kakaknya. "Salsa cerita kalau tadi malam

