Malamnya, saat ini ruangan Alana dipenuhi banyak orang. Termasuk, Ray dan Azka, juga Nesya. Nea dan Alden, tak lupa pula Salsa. Rafka tengah menyantap pizza bersama Nea, sedangkan Rafli duduk di kursi dekat brankar Alana. Tiba- tiba, seorang perawat wanita mengajak bicara Ilham meminta pria itu untuk mengikuti langkahnya. "Aku, ikut kesana," ucap Azka pada isterinya menyusul kepergian Ilham. "Pak Ilham," panggil seseorang yang tiada lain adalah Nathan. "Saya Nathan," ucap Nathan memperkenalkan diri lalu mengucapkan terimakasih pada perawat wanita yang sudah membantunya memanggil Ilham. "Iya, ada apa?" tanya Ilham saat Nathan menuntunnya duduk disalah satu kursi. "Alana, baik- baik aja?" tanya Nathan balik. Ilham mengangguk. "Syukur deh," ucap Nathan tersenyum senang. "Pak, saya ma

