Malam itu terasa begitu dingin, dan untuk menghangatkan diri mereka. Bibi Lu mengajak Ajeng dan juga Sam untuk duduk di dekat perapian yang sudah di siapkan oleh Paman Lu sebelumnya. “Karena cuaca di luar sangat dingin hari ini, jadi aku sudah siapkan cokelat hangat untuk kalian berdua!” ucap Bibi Lu seraya datang membawa baki yang berisikan empat mug besar serta satu piring kue cokelat, yang membuat Ajeng merasa sangat senang, sedangkan Sam tersenyum karenanya. “Nah … bagaimana hari ini?? apakah menyenangkan memetik jagung bersama dengan Paman Lu di ladang sana?” tanya Bibi Lu kepada Sam dan juga Ajeng, hal itu memunculkan dua reaksi yang berbeda dari keponakan Bibi Lu di sana. Ajeng yang terluhat sangat senang, sedangkan Sam yang hanya mengangguk lemas dan mengatakan “Ya…” dengan n

