Waktu sudah menunjukkan pukul lima sore, Joshua pun akhirnya pulang dari Perpustakaan. Ketika ia masuk ke dalam apartemen miliknya, ia langsung di sambut hangat oleh Sarah yang berlari dengan riang dan kemudian memeluknya. Hal itu membuat Joshua merasa senang, karena setidaknya Sarah bisa di jadikan adik kecil yang manis yang selalu menunggunya pulang bekerja dan menyambutnya ketika ia sampai ke dalam rumah. “Lama sekali pulangnya, kau kemana saja seharian ini Josh?? aku menunggumu seharian” ucap Sarah kepada Joshua. Nada manja dari seorang anak gadis itu membuat Joshua tersenyum dan berucap, “Sorry … aku pergi ke suatu tempat, jadi … sedikit lama” ucap Joshua kepadanya yang kini mengangguk mengiakan hal itu. “Aku membawakan Chinese untuk kita makan, tapi sebelum itu … aku harus perg

