Suara tawa membahana tampak memenuhi ruangan berukuran 4x4 yang cukup luas itu. Farhan menatap layar di hadapannya dengan setengah terkikik. Sudah menjadi kebiasaannya menengok video cam di sela-sela pekerjaannya sebagai seorang manajer. Dari layar sana tampak Deny yang tengah mengelus perut buncit Rissa. Sudah nyaris sembilan bulan sejak video cam terakhir mereka. Rasanya baru kemarin, dan sekarang Rissa sudah resmi menjadi istri Deny. Bahkan sebentar lagi akan melahirkan buah hati mereka. Farhan tersenyum senang melihat keromantisan mereka. Dia tidak pernah menyangka bahwa hidup mereka akan kembali indah. Tak ada pertengkaran dan kebencian. Yang ada adalah saling mendukung sebagai sesama sahabat. “Gue nggak sabar nunggu kelahiran anak kalian.” Farhan berucap girang. Deny langsung ter

