Foto itu jatuh ke depan sepatuku, foto yang diambil beberapa tahun lalu saat kami sedang piknik keluarga. Foto saat diriku memeluk kedua anak dan tertawa bahagia. "Maaf Nyonya, saya tak menyadari kehadiran Nyonya ucap lelaki itu sambil menahan wajahnya yang malu lalu merangkak mengambil foto yang ada di hadapanku. Aku diam saja saat ia mengambilnya sambil berjongkok di depanku. Adalah hal tersakit saat hubungan yang pernah begitu indah, berubah kaku seakan kami adalah orang asing yang tidak pernah terhubung dalam ikatan pernikahan dan cinta. Interaksi yang terjadi sekarang tidak lebih hanya sebatas bos dan karyawannya, tidak lebih. Jika menelisik lebih dalam, lubuk hati tidaklah benar benar benci, hanya kesal dan kecewa yang telah mengubah sudut pandangku tentang dirinya. Kelebatan p

