Udara setelah hujan malam selalu membawa perasaan berbeda di pagi hari, ada kemesraan untuk suami istri yang tidak ingin saling melepaskan di atas peraduan, tanah yang basah, aroma petrikor, embun yang masih bening di kelopak bunga lalu tetesannya perlahan menyebar. Percikan keromantisan tersebut seolah menyebar ke penjuru bumi. Ada perasaan tenang, serupa kedamaian dan rindu, sebuah cinta yang tumbuh dan mekar seperti kelopak bunga. Rindu akan hal-hal indah yang pernah terjadi dalam hidup kita. "Kau sedang apa?" Suamiku datang, dia melingkarkan tangan di pinggangku saat aku baru saja menyeduhkan kopi untuknya. "Buat kopi? Aromanya sangat menggugah kan?" "Tapi aroma rambutmu lebih wangi dari apapun yang pernah kucium di dunia ini." Dia membalikkan tubuhku lalu mengecup diri ini den

