[ bab 3 / 4 : pertemuan rahasia Hiro dan Hide ] *Kalau lupa, baca lagi gih " Bagaimana hasilnya?" Hiro memilin jari jemarinya tampak gugup, namun juga tak merasa takut untuk menilik pada sang kakak. "Dia mangsa selanjutnya?" lanjutnya yang matanya mulai beralih mencari sesuatu. "Aku belum memutuskannya —" ujar Hide berpura-pura sibuk demi menghindari kontak matanya dengan sang adik. Melihat Hiro di hadapannya, seperti melihat sisi gelapnya. Meski dirinya pun tak yakin, bahwa ia cukup layak dikatakan sebagai orang baik-baik. "Aku semakin bingung denganmu kak. Saat kau menyadari adikmu itu takkan bisa selamat lagi, kenapa kau masih ingin bertekuk lutut dengan si tua itu?" Hide terpaku. Sesuatu yang dihindarinya tetap terjadi. Berapa kali pun Hide melenyapkan kebencian ini, toh
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


