"Cerita ini hanya karangan fiktif belaka. Latar belakang pada jaman tersebut sengaja dibuat sebagai pelengkap dan sama sekali tidak berhubungan langsung dengan sejarah aslinya." == "Aku tidak mau kabur dari sini denganmu. Dengan semua rencanamu. ITU SEMUA JEBAKAN UNTUKKU, IYA KAN!" Hiro terpaku. Bukan... Dirinya benar-benar tak berdaya. Tancapan ketiga yang aku lakukan pada tubuhnya benar-benar semakin membuatnya mati rasa. Meski tak banyak yang bisa ia lakukan, Hiro tetap bisa bergerak ke satu tempat. Tangan berlumuran darah itu menyentuh bibir tipisku yang begitu memabukkannya. Dia pernah bilang saat aku kembali dari tawanan saat itu. Bibir tipisku adalah penyemangat hidup barunya. Bibir tipisku adalah candunya.. Tapi...hari ini aku tak mempedulikannya. Sentuhannya adala

